Sabtu, 11 November 2017

Prinsip Bagi Hasil Dalam Perbankan Syariah : Al Musyarakah dan Al Mudarobah

Prinsip Bagi Hasil Dalam Perbankan Syariah (Profit Sharing)

Secara umum prinsip bagi hasil dalam perbankan syariah yang banyak digunakan adalah Al Musyarakah dan Al Mudarobah

1. Al Musyarakah

Dalam perbankan syariah Al Musyarakah adalah akad kerja sama antara diluar modal kerja tersebut ditanggung oleh pemgegang pekerjaan atau project jadi masing - masing mempunyai kontribusi dana memberikan kontribusi dana dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan kerugian akan ditanggung bersama sesuai kesepakatan .

- Manfaat Al Musyarakah

  • Bank akan menikmati peningkatan dalam jumlah tertentu pada saat keuntungan nasabah meningkat.
  • Bank akan lebih selektif (Rudent) memilih usaha yang benar - benar halal, aman, dan menguntungkankarena keuntungan yang real dan benar - benar terjadi, itulah yang akan dibagikan.
  • Prinsip bagi hasil dalam musyarakah berbeda dengan prinsip bung.


Resiko Al Musyarakah

Resiko dalam pemberian pembiayaan relatif tinggi dapat terjadi apabila :
  • Side Streaming (Nasabah menggungakan dana tersebut bukan seperti yang disebutkan dalam kontrak).
  • Lalai dan kesalahan yang disengaja.
  • Penyembunyian keuntungan oleh nasabah bila nasabah tidak jujur.

2. Al Mudharobah

Secara teknis Al mudharobah adalah akad kerja sama usaha antara pihak bank dengan nasabah dimana pihak bank menyediakan seluruh modal sementara nasabah sebagai pengelola. Keuntungan usaha dibagi menurutkesepakatan yang dituangkan dalam kontrak sedangkan apabila rugi ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian itu buka kesalahan pengelola dan pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut.
Dalam perbankan syariah Al Mudharobah diterapkan pada produk pembiayaan dan penghimpunan dana.
Pada sisi penghimpunan dana diterapkan untuk :
1.      Tabungan berjangka yaitu tabungan yang dimaksudkan untuk tujuan khusus seperti tabunga haji, tabungan kurban, deposito biasa, dan sebagainya.
2.      Deposito Spesial atau special Investment dimana dana yang dititipkan nasabah khusus untukbisnis tertentu.

adapun pada sisi pembiayaan Al mudharobah ditetapkan untuk :
  1. Pembiayaan Modal kerja seperti modal kerja perdagangan dan jasa.
  2. Investasi khusus

Manfaat Al Mudharobah

  • Bank akan menikmati peningkatan bagi hasil pada saat keuntungan nasabah meningkat.
  • Bank tidak terkena kewajiban membayar bagi hasil kepada nasabah pendanaan secara tetap sehingga bank tidak akan mengalami negatif spread.
  • Pengembalian pokok pembiayaan nasabah disesuaikan dengan cash flow / arus kas sehingga tidak akan memberatkan nasabah
  • Bank akan lebih hati - hati (Prudent) mencari usaha yang benar - benar halal, aman dan menguntungkankarena keuntungan yang konkrit dan benar - benar terjadi itulah yang akan dibagikan.

Resiko Al Mudharobah :

  • Side Streaming nasabah menggunakan dana bukan seperti yang disebutkan dalam kontrak.
  • Lalai dan kesalahan yang disengaja.
  • Penyembunyian keuntungan oleh nasabah bila nasabah tidak jujur.

3. Lembaga penyelesai sengketa Dalam Perbankan Syariah

Berbeda dengan perbankan konventional jika pada perbankan syariah terdapat perbedaan atau perselisihan antara bank dengan nasabah, kedua belah pihak tidak menyelesaikanya di pengadilan negri, tetapi menyelesaikanya secara tata cara dan hukum materi syariah .

lembaga yang mengatur hukum materi yang berdasarkan prinsip - prinsip syariah di indonesia dikenal dengan BADAN ARBITRASE MUAMALAH INDONESIA (BAMUI) yang didirikan secara bersama oleh kejaksaan agung republik indonesia dan majelis ulama indonesia.

Rabu, 01 November 2017

Pengertian, Ciri - ciri dan klasifikasi Reptile


Pengertian Reptil

Reptil yaitu hewan vertebrata (bertulang belakang) yang melata atau yang bergerak dengan perutnya (contoh ular). Reptil termasuk hewan berdarah dingin.

Ciri - Ciri Reptil

Berikut beberapa ciri reptil :

  • Reptil mempunyai kulit bersisik dan kering yang terbuat dari zat tanduk dan berfungsi untuk melindungi dari kekeringan.
  • Merupakan hewan berdarah dingin.
  • Reptil bergerak dengan melata dimana seluruh tubuh menelungkup ke tanah, reptil jenis ular bergerak dengan mengerutkan otot di kedua sisi tulang belakang secara bergantian.
  • Reptil bernafas dengan paru - paru.
  • Reptil memiliki dua pasang kaki dan pada tiap kaki memiliki cakar. Sedangkan pada penyu kakinya memipih berbentuk kayuh yang berfungsi untuk berenang berenang.
  • Ukuran otak reptil relatif terhadap ukuran tubuhnya dan berukuran lebih kecil dari mamalia.
  • Reptil berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar) pada penyu dan bertelur melahirkan (ovovivipar) pada ular boa.

Klasifikasi Hewan Reptil

Reptil memiliki empat ordo, berikut adalah ordo - ordo reptil :

1. Ordo Crocodylia


Ordo Crocodylia adalah jenis reptil yang paling besar dibandingkan dengan ordo reptil yang lainnya. Ciri - ciri Ordo Crocodylia memiliki kulit yang tebal dan liat. Bentuk kulit tersebut terjadi karena mengandung kepingan tulang yang tersusun berderet dan berlunas dan membentuk perisai dermal yang mengandung sisik dari bahan tanduk. Reptil ordo Crocodylia kepalanya berbentuk seperti piramid yang keras dan kuat. Bagian mulut biasanya disetai gigi yang runcing dengan tipe poliodont.

Bentuk mata relatif kecil, terletak di bagian kepala yang menonjol di bagian dorsal-lateral. Pupil vertikal dilengkapi dengan selaput mata dan tertutup oleh lipatan kulit yang membungkus tulang, sehingga lubang tersebut hanya terlihat seperti celah kecil. Lubang hidung pada ordo Crocodylia berada pada sisi dorsal ujung moncong, biasanya dilengkapi dengan suatu penutup dari otot yang dapat melakukan kontraksi secara otomatis ketika reptil jenis ini melakukan penyelaman di dalam air. Lubang telinganya berada di sebelah caudal mata yang tertutup oleh lipatan kulit. Reptil jenis ini mempunyai ekor yang panjang dan sangat kuat.

Pembagian reptil ordo crocodyla

Reptil jenis ini memiliki empat tungkai yang pendek tetapi sangat kuat. Tungkai belakang lebih panjang jika dibandingkan tungkai bagian depan dan memiliki empat jari - jari yang berselaput. Untuk tungkai bagian depan mempunyai lima jari dan tidak berselaput. Pada bagian jantung terdapat foramen panizza. Ketika siang hari, ordo Crocodylia akan berjemur agar suhu tubuhnya tetap hangat.

Pada malam hari mereka akan berburu mangsa. Ordo Crocodylia berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar) dan biasanya akan menyimpan telur mereka di dalam lubang yang mereka buat di tanah. Ordo Crocodyla memiliki 3 jenis famili yaitu Alligatoridae, Crocodilydae, dan Gavialidae. Beberapa jenis reptil ordo Crocodylia yang dapat ditemui di Indonesia meliputi buaya siam (Crocodylus siamensis), buaya muara (Crocodylus porosus), buaya irian (Crocodylus novaeguineae), buaya senyulong (Tomistoma schlegelii), dan buaya kalimantan (Crocodylus raninus).

2. Ordo Rhynchocephalia


Ordo ini sudah ditemukan hidup sejak dahulu dari catatan fosil pada Era Triasik Akhir yaitu antara 210 sampai 220 juta tahun yang lalu. Ordo Rhynchocephalia memiliki jenis tengkorak diapsid dan bentuk tubuhnya saat dewasa mempunyai panjang sekitar 30 cm. Bentuk morfologinya juga mirip dengan anggota Lacertilia. Semua jenis reptil yang masuk ke dalam ordo ini adalah hewan karnivora dan akan mencari makan saat malam hari.

Reptil jenis ini biasanya melakukan reproduksi secara internal dan berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Seperti halnya jenis reptil yang lain, telur yang dikeluarkan oleh tubuh akan disimpan di dalam lubang di tanah dan akan menetas setelah satu tahun. Untuk habitatnya, reptil pada ordo ini dapat hidup di air dan juga di daratan. Ordo Rhynchocephalia memiliki satu familia dan satu genus yaitu famili Sphenodontidae dan genus Sphenodon. Yang termasuk ke dalam genus tersebut hanya ada dua spesies yaitu Sphenodon punctatus dan Sphenodon guntheri (Tuatara), keduanya merupakan spesies endemik dari Selandia Baru.

3. Ordo Squamata


Ordo Squamata disebut juga dengan reptilia bersisik. Sisik reptil pada ordo ini terbuat dari bahan tanduk dan akan mengalami pergantian secara periodik (sering disebut dengan molting). Reptil ordo ini memiliki 3 sub ordo yakni Sub ordo Ophidia, Sub ordo Amphisbaenia, dan Sub Ordo Lacertilia. Hewan reptil yang tergabung ke dalam ordo Squamata memiliki tulang kuadrat dan ekstrimitas. Reptil pada ordo ini akan melakukan reproduksi secara internal dan melakukan perkembangbiakan hewan secara ovovivipar dan ovivipar.

Persebaran reptil ordo Squamata sangat luas di seluruh belahan dunia, kecuali di wilayah Arktik, Antartika, Irlandia, Selandia Baru, dan beberapa pulau di Oceania. Beberapa jenis reptil ordo Squamata yang dapat kita temui di Indonesia ialah komodo (Varanus komodoensis), tokek dan cicak (famili Gekkonidae), kadal, bunglon, biawak, ular karung (Acrochordus javanicus), ular king kobra (Ophiophagus hannah), ular kepala-dua (Cylindrophis ruffus), ular sanca bodo (Python molurus), ular tanah (Calloselasma rhodostoma), ular tikus (Ptyas korros), dan ular weling (Bungarus candidus).

4. Ordo Testudines


Ordo Testudines merupakan jenis reptil yang memiliki skeleton yang sebagian termodifikasi menjadi karapaks dan plastron. Rahang-rahang pada reptil ini biasanya tidak bergigi namun memiliki zat tanduk. Habitat dari reptil ini biasanya di air laut, air tawar, dan juga di daratan. Reptil ini memiliki karapaks yang keras dan di sisi tubuh bersatu dengan plastron. Hewan ini memiliki prisai yang tertutup dengan skutum polygonal. Ordo ini meliputi sekitar 300 spesies dalam 14 famili. Beberapa contoh reptil yang termasuk ordo testudines yang dapat kita jumpai di Indonesia meliputi kura-kura hutan sulawesi (Leucocephalon yuwonoi), berbagai jenis kura-kura berleher ular, penyu belimbing (Dermochelys coriacea), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), tuntong (Batagur baska), dan tuntong laut (B. borneoensis).

Senin, 23 Oktober 2017

Pengertian, Ciri - Ciri, dan Jenis Amfibi

Pengertian Amfibi

Amfibi yaitu hewan vertebrata(bertulang belakang) yang mampu hidup di dua alam. Kata amfibi berasal dari bahasa yunani Amphi yang artinya dua, dan Bios yang artinya hidup.

Ciri - Ciri Amfibi

  • Tubuhnya terdiri atas kepala dan badan pada katak atau kepala, badan dan ekor pada salamander.
  • Tubuhnya dilapisi oleh kulit yang basah dan berlendir.
  • Amfibi merupakan hewan berdarah dingin (poikiloterm)
  • Jantungnya terdiri atas 3 ruangan yaitu 2 atrium dan 1 ventrikel.
  • System pernapasannya ketika masih tahap larva (kecebong) menggunakan insang, sedangkan ketika dewasa menggunakan kulit.
  • Matanya memiliki selaput yang disebut dengan membrane niktitan
  • Amfibi berkembang biak dengan bertelur dan fertilisasi secara eksternal.
  • Pertumbuhan amfibi melalui metamorphosis sempurna. Metamorfosis merupakan peristiwan perubahan bentuk tubuh secara bertahap yang dimulai dari tahap larva hingga dewasa.

Jenis - Jenis Amfibi

Amfibi  terbagi menjad tiga ordo yaitu ordo anura (kodok dan katak), ordo caudata (salamander), dan ordo gymnophiona (sesilia).

Ordo Anura


Dikenal ialah sebagai kodok atau juga katak. Ordo tersebut terdiri dari sekitar 55 famili dengan jumlah spesies mencapai sampai 6.455 di seluruh dunia. Indonesia mempunyai 351 spesies kodok dan juga katak yang telah teridentifikasi. Sebagai Contoh amfibi dari ordo Anura yang hidup di Indonesia antara lain ialah sebagai berikut : Katak Pelangi (Ansonia latidisca), Katak Bertaring (Limnocetes sp.), (Philautus pallidipes), Kodok Sawah (Fejervarya cancrivora), Bancet Hijau (Occidozyga lima), Precil Jawa (Microhyla achatina), dan Kodok Pohon Jawa (Rhacophorus javanus) ,Katak Darah (Leptophryne cruentata), Bangkong Sungai (Phrynoidis aspera), Kongkang Jeram (Huia masonii), Kodok Pohon Kaki Putik .

Ordo Caudata


Dikenal ialah sebagai salamander. Ordo tersebut terdiri dari 10 famili dengan total spesies ialah mencapai 671 jenis. Ordo tersebut tidak terdapat di Indonesia. Sebagai contoh hewan amfibi dari ordo Caudata antara lain ialah Salamander Raksasa Cina (Andrias davidianus) yang hidup di China, Salamander punggung merah (Plethodon cinereus) di Amerika Utara, dan juga Asiatic Salamanders (Hynobius kimurae).

Ordo Gymnophiona


Dikenal ialah sebagai Sesilia. Ordo tersebut erdiri dari 10 famili dengan total spesies yang mencapai 200 jenis. Amfibi dalam anggota ordo Gymnophiona tersebut yang hidup di Indonesia ialah (pulau Sumatera, Jawa, dan juga Kalimantan) ialah dari genus Ichthyophis sp. Beberapa dari jenis yang hidup di Indonesia antara lain ialah : Indonesia Caecilian (Ichthyophis bernisi), Java Caecilian (I. javanicus), Black Caecilian (I. monochrous), Kapahiang Caecilian (I. paucidentulus), Yellow-banded Caecilian (I. paucisulcus), dan Sumatra Caecilian (I. sumatranus), Billiton Island Caecilian (I. billitonensis), Elongated Caecilian (I. elongatus), Javan Caecilian (I. hypocyaneus).

Rabu, 20 September 2017

Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contoh Teks Deskripsi

Pengertian Teks Deskripsi

Teks Deskripsi yaitu teks yang menjelaskan suatu objek, tempat, atau hal lainya secara jelas dan terperinci dengan bahasa yang singkat.

Tujuan Teks Deskripsi

Tujuan dibuatnya teks deskripsi agar si pembaca memahami dengan jelas apa yang ditulis oleh penulis secara rinci.

Ciri - Ciri Teks Deskripsi

Berikut ciri-ciri dari teks deskripsi :
  • Paragraf deskripsi menggambarkan sesuatu.
  • Paragraf yang digambarkan dijelaskan secara sangat jelas dan rinci serta melibatkan kesan indera.
  • Ketika pembaca membaca teks deskripsi, maka seolah-olah merasakan langsung apa yang sedang dibahas di dalam teks.
  • Teks deskripsi menjelaskan ciri-ciri fisik objek, seperti bentuk, ukuran, warna, atau ciri-ciri psikis/keadaan suatu objek dengan rinci.

Struktur Teks Deskripsi

Berikut adalah bagian - bagian dalam teks deskripsi :
  • Identifikas, pada bagian ini berisikan penentuan dari identitas seseorang, benda, atau objek lainya.
  • Klasifikasi, ialah unsur penyusun yang bersisitem dalam kelompok menurut suatu kaidah atau standart yang sebelumnya telah ditetapkan.
  • Bagian Deskripsi, berisikan gambaran atau penjelasan tentang suatu objek, atau topik yang ada dalam teks tersebut.

Jenis-Jenis Teks Deskripsi

  • Teks paragraf deskripsi subjektif yaitu suatu paragraf deskripsi yang dalam penggambaran objkenya berdasarkan atas kesan yang dimiliki oleh penulis teks tersebut.
  • Teks paragraf spatial, dalam teks ini objek yang digambarkan hanya berupa benda, tempat, ruang dan sebagainya.
  • Teks paragraf objektif, dalam teks ini penggambaran objek digambarkan apa adanya berdasarkan keadaan objek yang sebenarnya tanpa penambahan opini dari penulis itu sendiri.

Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi


Berikut ini adalah kaidah kebahasaan teks deskripsi:
  • Menggunakan kata benda sesuai topik yang dideskripsikan. Seperti: sekolah, rumah, guruku, teman saya, dll.
  • Menggunakan frasa yang mengandung kata benda. Contohnya yaitu beliau adalah seorang kepala sekolah yang rendah hati, dll.
  • Mengandung kata sifat yang bersifat menggambarkan. Seperti: satu siswa rajin, dua kaos kaki putih, dll.
  • Mengandung kata kerja Transitif untuk memberikan informasi subjek. Seperti: siswa itu mengenakan seragam putih biru, dll.
  • Mengandung kata kerja (perasaan, pendapat) dengan tujuan mengungkapkan pandangan pribadi penulis mengenai subjek. Seperti: saya pikir itu adalah kucing cerdas, saya yakin buku itu murah, dll.
  • Mengandung kata keterangan untuk memberikan informasi tambahan mengenai objek. Seperti: dengan cepat, di rumah, di kantin, dll.
  • Mengandung bahasa kiasan berupa perumpamaan atau metafora. Seperti: kulitnya lembut seperti benang sutra, dll.

Contoh Teks Deskripsi


Paragraf deskripsi tentang keindahan sawah

Desa sumber rejo, sukoharjo jawatengah memiliki pemandangan sawah nan indah. Berhadapan dengan gunung yang berwarna hijau, menjadikan pemandangan disini semakin sempurna. Disini kita dapat melihat berbagai aktivitas pertanian yang bahkan mugkin belum pernah kita lihat sebelumnya. kita dapat melihat para petani yang sedang memulai proses tanam padi hingga proses panen.

Setelah mencangkul sawah yang luas, akhirnya salah satu petani pun memutuskan untuk beristirahat karena memang suasana disini sudah beranjang siang dan panasnya terik matahari dapat kita rasakan melalui kulit kita.

Setelah beristirahat sejenak petanipun kembali berativitas melanjutkan mencangkul sawah dengan penuh semangat. tak lama kemudian datanglah seorang perempuan yang mengantarkan makanan, ternyata itu adalah istri dari petani tersebut.

Pohon Mangga

Aku mempunyai pohon mangga yang berada di belakang rumah, pohon mangga tersebut mempunyai tinggi sekitar 3 meter dan sudah berbuah banyak.

Sering kali ketika aku ingin memakan mangga, aku tinggal memanjat pohon tersebut dan mengambil buah nya. Pohon mangga tersebut dikelilingi oleh pagar.

Saking tingginya pohon mangga ini sampai daun pohon mangga menutupi atap genteng rumahku.

Rabu, 13 September 2017

Pengertian Dan Jenis - Jenis Hewan Vertebrata dan Avertebrata

Avertebrata

Avertebrata yaitu hewan yang Tidak Bertulang Belakang

Berikut Adalah Klarifikasi (Jenis - Jenis) Hewan Avertebrata :

Porifera


Porifera (Latin:"berpori") atau Spons adalah organisme multiseluler, yang mempunyai banyak pori sehingga air dapat melewatinya. Tubuh mereka terdiri dari mesohil yang diapit dua lapisan tipis sel. Spons memiliki sel yang tak terspesialisasi (tdk memiliki tugas khusus) dan dapat berubah menjadi tipe sel lain serta dapat berpindah antara lapisan sel utama dan mesohil. Spons tidak memiliki sistem saraf, pencernaan maupun sistem peredaran darah. Sebaliknya, sebagian besar mengandalkan aliran air melalui pori-pori tubuh mereka untuk mendapatkan makanan dan oksigen dan untuk membuang limbah.

Coelenterata


Kelompok hewan berongga (Coelenterata) mempunyai bentuk tubuh seperti tabung. Bentuk tubuhnya beragam , tetapi mempunyai rongga dengan mulut yang dikelilingi oleh tentakel. Dalam keadaan berenang, mulutnya menghadap ke dasar laut.

Vermes


Vermes ("cacing") adalah takson yang sudah tidak digunakan lagi. Takson ini dipakai oleh Carolus Linnaeus dan Jean-Baptiste Lamarck untuk menglasifikasi semua binatang invertebrata yang bukan arthropoda.

Annelida


Annelida (Annelida, dari bahasa Latin anellus, "cincin kecil"),adalah filum luas yang terdiri dari cacing bersegmen, dengan sekitar 15.000 spesies modern, antara lain cacing tanah, pacet dan lintah. Filum ini ditemukan di sebagian besar lingkungan basah, seperti air tawar dan di laut. Panjang anggotanya mulai dari di bawah satu milimeter sampai tiga meter. Filum ini dikelompokkan menjadi tiga kelas yaitu Polychaeta, Oligochaeta, dan Hirudinea.


Moluska


Moluska (filum Mollusca, dari bahasa Latin: molluscus = lunak) merupakan hewan triploblastik selomata yang bertubuh lunak. Ke dalamnya termasuk semua hewan lunak dengan maupun tanpa cangkang, seperti berbagai jenis siput, kiton, kerang-kerangan, serta cumi-cumi dan kerabatnya.

Moluska merupakan filum terbesar kedua dalam kerajaan binatang setelah filum Arthropoda. Saat ini diperkirakan ada 75 ribu jenis, ditambah 35 ribu jenis dalam bentuk fosil. Moluska hidup di laut, air tawar, payau, dan darat. Dari palung benua di laut sampai pegunungan yang tinggi, bahkan mudah saja ditemukan di sekitar rumah kita.

Moluska dipelajari dalam cabang zoologi yang disebut malakologi (malacology).

Artropoda


Artropoda adalah filum yang paling besar dalam dunia hewan dan mencakup serangga, laba-laba, udang, lipan, dan hewan sejenis lainnya. Artropoda biasa ditemukan di laut, air tawar, darat, dan lingkungan udara, termasuk berbagai bentuk simbiosis dan parasit. Kata artropoda berasal dari bahasa Yunani ἄρθρον árthron, "ruas, buku, atau segmen", dan πούς pous (podos), "kaki", yang jika disatukan berarti "kaki berbuku-buku"[2]. Artropoda juga dikenal dengan nama hewan berbuku-buku atau hewan beruas.

Echinodermata


Filum Echinodermata (dari bahasa Yunani untuk kulit berduri) adalah sebuah filum hewan laut yang mencakup bintang laut, Teripang, dan beberapa kerabatnya. Kelompok hewan ini ditemukan di hampir semua kedalaman laut. Filum ini muncul di periode Kambrium awal dan terdiri dari 7.000 spesies yang masih hidup dan 13.000 spesies yang sudah punah.


Vertebrata (Hewan Bertulang Belakang)

Vertebrata yaitu hewan yang mempunyai Tulang Belakang

Berikut Adalah Klarifikasi (Jenis - Jenis) Hewan Avertebrata :

Pisces


Pisces(Ikan) adalah anggota vertebrata poikilotermik (berdarah dingin)[1] yang hidup di air dan bernapas dengan insang. Ikan merupakan kelompok vertebrata yang paling beraneka ragam dengan jumlah spesies lebih dari 27,000 di seluruh dunia. Secara taksonomi, ikan tergolong kelompok paraphyletic yang hubungan kekerabatannya masih diperdebatkan; biasanya ikan dibagi menjadi ikan tanpa rahang (kelas Agnatha, 75 spesies termasuk lamprey dan ikan hag), ikan bertulang rawan (kelas Chondrichthyes, 800 spesies termasuk hiu dan pari), dan sisanya tergolong ikan bertulang keras (kelas Osteichthyes). Ikan dalam berbagai bahasa daerah disebut iwak (jv, bjn), jukut (vkt).
Amfibia

Amfibia atau amfibi (Amphibia), umumnya didefinisikan sebagai hewan bertulang belakang (vertebrata) yang hidup di dua alam; yakni di air dan di daratan.

Reptil


Reptil (binatang melata) adalah sebuah kelompok hewan vertebrata yang berdarah dingin dan memiliki sisik yang menutupi tubuhnya. Reptilia adalah tetrapoda (hewan dengan empat tungkai) dan menelurkan telur yang embrionya diselubungi oleh membran amniotik. Sekarang ini mereka menghidupi setiap benua kecuali Antartika

Burung


Burung atau unggas adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap. Fosil tertua burung ditemukan di Jerman dan dikenal sebagai Archaeopteryx.

Jenis-jenis burung begitu bervariasi, mulai dari burung kolibri yang kecil mungil hingga burung unta, yang lebih tinggi dari orang. Diperkirakan terdapat sekitar 8.800 – 10.200 spesies burung di seluruh dunia; sekitar 1.500 jenis di antaranya ditemukan di Indonesia. Berbagai jenis burung ini secara ilmiah digolongkan ke dalam kelas Aves.

mamalia


Binatang menyusui atau mamalia adalah kelas hewan vertebrata yang terutama dicirikan oleh adanya kelenjar susu, yang pada betina menghasilkan susu sebagai sumber makanan anaknya; adanya rambut; dan tubuh yang endoterm atau "berdarah panas". Otak mengatur sistem peredaran darah, termasuk jantung yang memiliki empat ruang. Mamalia terdiri lebih dari 5.000 genus, yang tersebar dalam 425 keluarga dan hingga 46 ordo, meskipun hal ini tergantung klasifikasi ilmiah yang dipakai.

Secara filogenetik, yang disebut Mamalia adalah semua turunan dari nenek moyang monotremata (seperti echidna) dan mamalia theria (berplasenta dan berkantung atau marsupial)













Minggu, 03 September 2017

Cara Nonaktifkan/Mematikan/Disabled Javascript Di Google Chrome Dan Mozila Firefox


Saya akan berbagi tips cara menonaktifkan / mematikan / disabled Javascript, biasanya cara ini digunakan untuk menyalin / copy konten blog yang tidak bisa di copy / tidak bisa di blok.

Cara matikan javascript

Berikut adalah langkah - langkah mematikan javascript :

Cara Matikan javascript di Google Chrome

Berikut adalah cara disable javascript di google chrome :
  1. Klik gambar bulat 3 di pojok kanan atas browser lalu pilih menu setting
  2. Di paling bawah bagian setting klik advance ...
  3. Lalu di bagian Privacy and Security klik Content Setting
  4. Klik Javascript
  5. Klik tombol biru di sebelah allow untuk di nonaktifkan
  6. Javascript berhasil dinonaktifkan

Cara Matikan javascript di Mozilla Firefox

Berikut adalah cara disable javascript di Mozilla Firefox :
  1. Pada kolom search url ketik "about config" * tanpa tanda petik
  2. Lalu akan muncul peringatan, ceklis saja dan klik i accept the risk
  3. pada kolom search cari javascript
  4. Klik pada bagian dua kali Javascript.Enabled
  5. Jika valuenya sudah false berarti javascript berhasil dinonaktifkan

Cerita Rakyat Malin Kundang


Cerita rakyat yang berjudul malin kundang mengisahkan tentang seorang anak yang durhaka terhadap ibunya, cerita rakyat ini berasal dari daerah sumatera barat.

Malin Kundang

Pada suatu waktu, hiduplah sebuah keluarga nelayan di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga tersebut terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak laki-laki yang diberi nama Malin Kundang. Karena kondisi keuangan keluarga memprihatinkan, sang ayah memutuskan untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan mengarungi lautan yang luas.
Maka tinggallah si Malin dan ibunya di gubug mereka. Seminggu, dua minggu, sebulan, dua bulan bahkan sudah 1 tahun lebih lamanya, ayah Malin tidak juga kembali ke kampung halamannya. Sehingga ibunya harus menggantikan posisi ayah Malin untuk mencari nafkah. Malin termasuk anak yang cerdas tetapi sedikit nakal. Ia sering mengejar ayam dan memukulnya dengan sapu. Suatu hari ketika Malin sedang mengejar ayam, ia tersandung batu dan lengan kanannya luka terkena batu. Luka tersebut menjadi berbekas dilengannya dan tidak bisa hilang.
Setelah beranjak dewasa, Malin Kundang merasa kasihan dengan ibunya yang banting tulang mencari nafkah untuk membesarkan dirinya. Ia berpikir untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan harapan nantinya ketika kembali ke kampung halaman, ia sudah menjadi seorang yang kaya raya. Malin tertarik dengan ajakan seorang nakhoda kapal dagang yang dulunya miskin sekarang sudah menjadi seorang yang kaya raya.
Malin kundang mengutarakan maksudnya kepada ibunya. Ibunya semula kurang setuju dengan maksud Malin Kundang, tetapi karena Malin terus mendesak, Ibu Malin Kundang akhirnya menyetujuinya walau dengan berat hati. Setelah mempersiapkan bekal dan perlengkapan secukupnya, Malin segera menuju ke dermaga dengan diantar oleh ibunya. “Anakku, jika engkau sudah berhasil dan menjadi orang yang berkecukupan, jangan kau lupa dengan ibumu dan kampung halamannu ini, nak”, ujar Ibu Malin Kundang sambil berlinang air mata.
Kapal yang dinaiki Malin semakin lama semakin jauh dengan diiringi lambaian tangan Ibu Malin Kundang. Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman. Di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang sangat beruntung dirinya tidak dibunuh oleh para bajak laut, karena ketika peristiwa itu terjadi, Malin segera bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu.
Malin Kundang terkatung-katung ditengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan sisa tenaga yang ada, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Sesampainya di desa tersebut, Malin Kundang ditolong oleh masyarakat di desa tersebut setelah sebelumnya menceritakan kejadian yang menimpanya. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya.
Berita Malin Kundang yang telah menjadi kaya raya dan telah menikah sampai juga kepada ibu Malin Kundang. Ibu Malin Kundang merasa bersyukur dan sangat gembira anaknya telah berhasil. Sejak saat itu, ibu Malin Kundang setiap hari pergi ke dermaga, menantikan anaknya yang mungkin pulang ke kampung halamannya.
Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran dengan kapal yang besar dan indah disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin Kundang yang setiap hari menunggui anaknya, melihat kapal yang sangat indah itu, masuk ke pelabuhan. Ia melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya Malin Kundang beserta istrinya.
Malin Kundang pun turun dari kapal. Ia disambut oleh ibunya. Setelah cukup dekat, ibunya melihat belas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. “Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?”, katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tapi apa yang terjadi kemudian? Malin Kundang segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga terjatuh.
“Wanita tak tahu diri, sembarangan saja mengaku sebagai ibuku”, kata Malin Kundang pada ibunya. Malin Kundang pura-pura tidak mengenali ibunya, karena malu dengan ibunya yang sudah tua dan mengenakan baju compang-camping. “Wanita itu ibumu?”, Tanya istri Malin Kundang. “Tidak, ia hanya seorang pengemis yang pura-pura mengaku sebagai ibuku agar mendapatkan harta ku”, sahut Malin kepada istrinya. Mendengar pernyataan dan diperlakukan semena-mena oleh anaknya, ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Karena kemarahannya yang memuncak, ibu Malin menengadahkan tangannya sambil berkata “Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu”. Tidak berapa lama kemudian angin bergemuruh kencang dan badai dahsyat datang menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang.

Selasa, 29 Agustus 2017

Alat-Alat Laboratorium dan fungsinya


Berikut jenis - jenis alat laboratorium dan kegunaanya

Labu destilasi


Labu Destilasi berfungsi untuk destilasi larutan. Pada bagian atas terdapat karet penutup dengan sebuah lubang sebagai tempat termometer.

Gelas Beaker


Gelas Beaker berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan dan membuat larutan. Beaker glass memiliki takaran namun jarang bahkan tidak diperbolehkan untuk mengukur volume suatu zat ciar.


Erlenmeyer 


Erlenmeyer berfungsi sebagai tempat membuat larutan. Dalam membuat larutan erlenmeyer yang selalu digunakan.


buret


Buret Fungsinya untuk titrasi, tapi pada keadaan tertentu dapat pula digunakan untuk mengukut volume suatu larutan.

Corong bucher


Corong bucher fungsinya untuk Menyaring larutan dengan dengan bantuan pompa vakum.

Corong gelas


Corong dibagi menjadi dua jenis yakni corong yang menggunakan karet atau plastik dan corong yang menggunakan gelas. Corong digunakan untuk memasukan atau memindah larutan ai satu tempat ke tempat lain dan digunakan pula untuk proses penyaringan setelah diberi kertas saing pada bagian atas.


Gelas ukur

 

Gelas ukur berfungsi untuk mengukur volume larutan. Pada saat praktikum dengan ketelitian tinggi gelas ukur tidak diperbolehkan untuk mengukur volume larutan. Pengukuran dengan ketelitian tinggi dilakukan menggunakan pipet volume.

Labu ukur leher panjang 


Labu ukur leher panjang Berfungsi untuk membuat dan atau mengencerkan larutan dengan ketelitian yang tinggi.

Corong pisah


Corong pisah Berfungsi untuk memisahkan dua larutan yang tidak bercampur karena adanya perbedaan massa jenis. Corong pisah biasa digunakan pada proses ekstraksi.


kondensor


kondensor Fungsinya untuk destilasi larutan. Lubang lubang bawah tempat air masuk, lubang ata tempat air keluar.

Filler (karet pengisap) 


Filler (karet pengisap)  fungsinya untuk menghisap larutan yang akan dari botol larutan. Untuk larutan selain air sebaiknya digunakan karet pengisat yang telah disambungkan pada pipet ukur.

Pipet ukur


Pipet ukur berfungsi untuk mengukur volume larutan

Pipet volume atau pipet gondok atau volumetrik


Pipet volume atau pipet gondok atau volumetrik Berfungsi untuk mengambil larutan dengan volume tertentu sesuai dengan label yang tertera pada bagian pada bagian yang menggembung.


Pipet tetes


Pipet tetes berfungsi untuk meneteskan atau mengambil larutan dengan jumlah kecil.

Tabung reaksi


Tabung reaksi berfungsi untuk mereaksikan dua atau lebih zat.

Spatula plastik dan logam


Spatula plastik dan logam Fungsinya untuk mengambil bahan-bahan kimia dalam bentuk padatan, misalnya dalam bentuk kristal. Untuk zat-zat yang bereaksi dengan logam digunakan spatula plastik sedangkan zat-zat yang tidak bereaksi dengan dengan logam dapat digunakan spatula logam.