Sabtu, 20 Mei 2017

Border CSS


Border CSS

Property border digunakan untuk mengubah gaya, lebar, dan warna border dari suatu element.

Border Style

Ada berbagai macam border. bisa dirubah dengan property border-style .
Berikut beberapa value dari border-style :

dotted - Defines a dotted border

dashed - Defines a dashed border

solid - Defines a solid border

double - Defines a double border

groove - Defines a 3D grooved border. The effect depends on the border-color value

ridge - Defines a 3D ridged border. The effect depends on the border-color value

inset - Defines a 3D inset border. The effect depends on the border-color value

outset - Defines a 3D outset border. The effect depends on the border-color value

none - Defines no border

hidden - Defines a hidden border


property border-style bisa memuat 4 border value (Atas, Kanan, Bawah, Kiri).
Contoh :


Atas : dotted, Kanan : dashed, bawah : solid, kiri double  

Border Wide

Jika ingin mengatur ketebalan border gunaka property border-width.
ketebalanya bisa diatur dalam  bermacam size (px, pt, cm, em, etc). Atau menggunakan 3 value yang telah ditentukan : thin, medium, or thick.
property border-width bisa memuat 4 border value (Atas, Kanan, Bawah, Kiri).

Border Color

untuk memberi warna pada border gunakan property border-color.
bisa di set dengan :

  • name - specify a color name, like "red"
  • Hex - specify a hex value, like "#ff0000"
  • RGB - specify a RGB value, like "rgb(255,0,0)"
  • transparent
 property border-color bisa memuat 4 border value (Atas, Kanan, Bawah, Kiri).

Border - Satuan Sisi

Ada juga property untuk menentukan border di masing masing sisinya(Atas, Kanan, Bawah, Kiri).
Contoh :

p{
  border-top-style: dotted;
  border-right-style: solid;
  border-bottom-style: dotted;
  border-left-style: solid;
}

Border - Shorthand Property

 Shorthand yaitu tekhnik untuk memperpendek script.
Menggunakan property border dan harus berurutan :

  • border-width
  • border-style (Wajib ada)
  • border-color
 Contoh :

p{
border: 5px solid red;
}

Pengertian, Sifat, Bentuk, dan Jenis Magnet

PENGERTIAN MAGNET

Magnet adalah benda yang mampu menarik benda – benda disekitarnya. Setiap Magnet memiliki sifat kemagnetan. Kemagnetan adalah kemampuan benda tersebut untuk menarik benda-benda lain disekitarnya. Kata Magnet diambil dari nama daerah di asia yaitu Magnesia, di tempat inilah bangsa Yunani menemukan menemukan sifat magnetik dari bebatuan yang mampu menarik biji besi. Menurut perkiraan ilmuan, Cina merupakan bangsa pertama yang memanfaatkan magnet sebagai penunjuk arah atau kompas.

SIFAT – SIFAT MAGNET

  • Magnet hanya dapat menarik benda – benda tertentu dalam jangkauannya, artinya tidak semua benda dapat ditarik
  • Gaya Magnet dapat menembus benda, semakin kuat gaya magnet maka semakin tebal pula benda yang dapat ditembus oleh gaya tersebut
  • Magnet mempunyai dua kutub, yaitu Kutub Utara dan Kutub Selatan
  • Apabila Kutub yang sejenis / senama didekatkan satu sama lain maka mereka akan saling tolak menolak, namun apabila kutub yang berbeda didekatkan satu sama lain maka mereka akan saling Tarik Menarik
  • Medan Magnet akan membentu Gaya Magnet. Semakin Dekat benda dengan Magnet, medan magnetnya semakin rapat, sehingga gaya magnetnya akan semakin besar. Demikian pula sebaliknya
  • Sifat Kemagnetan dapat hilang atau melemah karena bebarapa penyebab, contohnya apabila terus menerus jatuh, terbakar, dll 
     

BENDA BERDASARKAN SIFAT KEMAGNETANNYA

Berdasarkan kemagnetannya benda dapat digolongkan menjadi 2, yaitu :

1. Benda Magnetik (Feromagnetik)

Feromagnetik adalah benda yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet. Benda Magnetik yang bukan magnet dapat diolah menjadi magnet, namun setiap benda memiliki tingkat kesulitan yang berbeda jika ingin diubah menjadi magnet. Contoh benda ini adalah besi, baja, nikel, dll.

2. Benda Non – Magnetik

Benda ini terbagi lagi menjadi dua kelompok, yaitu :
Paramagnetik, yaitu benda yang dapat ditarik dengan lemah oleh magnet kuat, contohnya alumunium, tembaga, platina, dll.
Diamagnetik, yaitu benda menolak magnet, artinya benda ini tidak dapat ditarik oleh magnet, contohnya emas, seng, merkuri, dll.

TEORI KEMAGNETAN

  • Sebuah Magnet akan selalu tersusun atas magnet-magnet kecil yang disebut magnet elementer.
  • Pada Benda Magnetik, Magnet elementer ini tersusun secara teratur, Namun pada benda non-magnetik, magnet elementer tersusun secara acak.
  • Bahan magnetik yang bukan magnet dapat diubah menjadi magnet dengan prinsip membuat magnet elementer menjadi teratur.
  • Bahan Magnetik lunak lebih mudah dijadikan magnet karena lebih mudah untuk menyusun magnet elementer menjadi teratur
  • Apabila sebuah magnet dipotong, maka masing-masing potongan tetap memiliki kutub utara dan kutub selatan

MACAM – MACAM BENTUK MAGNET

Sekarang magnet memiliki banyak bentuk, karena setiap bentuk magnet dibuat dengan tujuan dan kegunaan yang berbeda. Secara umum terdapat 5 bentuk tetap magenet, yaitu
  • Magnet Batang
  • Magnet Silinder
  • Magnet Jarum
  • Magnet Cincin
  • Magnet U (Magnet Ladam)



JENIS – JENIS MAGNET

Secara garis besar, terdapat 2 jenis magnet, yaitu :

1. Magnet Alam

Magnet Alam adalah magnet yang sudah memiliki sifat kemagnetan secara alami, artinya tanpa ada campur tangan manusia. Contohnya adalah gunung ida di Magnesia yang mampu menarik benda – benda disekitarnya.

2. Magnet Buatan

Magnet Buatan adalah magnet yang dibuat manusia, magnet buatan dibuat dari bahan – bahan magnetik kuat seperti besi dan baja. Magnet buatan terbagi lagi menjadi 2, yaitu :
  • Magnet Tetap (Pemnanen), merupakan magnet yang sifat kemagnetannya bersifat permanen, meskipun proses pembuatannya sudah dihentikan.
  • Magnet Sementara (Remanen), merupakan magnet yang sifat kemagnetannya hanya sementara, yaitu hanya terjadi selama proses pembuatannya.

Senin, 15 Mei 2017

Background CSS

 

 Background Color

background-color digunakan untuk mengubah background suatu element.
untuk mengubah background halaman seperti ini :

body {
background-color: blue;
}

Beberapa cara menentukan warna :

  • Menggunakan Nama Warna - Contoh "red"
  • HEX value - Contoh "#ff0000"
  • RGB value - Contoh "rgb(255,0,0)"
 Kita dapat mengubah background <h1>, <p>, dan <div> dalam background yang berbeda Contoh :

h1 {
background-color: green;
}
div {
background-color: lightblue;
}
p {
background-color: yellow;
}

Background Gambar

Untuk membuat background gambar gunakan property background-image pada element yang ingin diubah.
Gambar secara default mengalami pengulangan.
Contoh :
 
body {
background-image: url("paper.gif");
}
*Note : ganti paper.gif menjadi nama file gambarnya, jika online ganti dengan link gambarnya.

Repeat Image

Secara default gambar direpeat horizontal dan vertical.
Gunakan property background-repeat untuk mengatur pengulangan gambarnya.
Contoh repeat horizontal:
body {
background-image: url("gradient_bg.png");
background-repeat: repeat-x;
}
*Note : Ganti value(repeat) degan repeat-y jika ingin pengulangan vertical. ubah menjadi no-repeat jika tidak ingin ada pengulangan gambar.

Background Position

Untuk mengatur posisi gambar gunakan property background-position :

body {
background-image: url("img_tree.png");
background-position: right top;
background-repeat: no-repeat;
}
*Note : Ubah value(right top) menjadi posisi yang di inginkan. Misalkan right, left, top, botto.

Background Position-fixed

 Untuk membuat gambar tetap pada tempatnya(jka di scroll tidak berubah tempat) menggunakan properti background-attachment.
Contoh :
 
body {
background-image: url("img_tree.png");
background-attachment: fixed;
background-repeat: no-repeat;
background-position: right top;
}


Background - Shorthand property

Shorthand Property yaitu tekhnik untuk memperpendek script, dengan menulis semua background property ke dalam 1 property.
Contoh :
 
body {
background: #ffffff url("img_tree.png") no-repeat right top;
}




Ketika Menggunakan Shorthand Property, property yang ditulis harus berurutan :
  1. background-color
  2. background-image
  3. background-repeat
  4. background-attachment
  5. background-position

Tidak masalah jika ada property yang dihilangkan selama urutan propertynya masih seperti diatas

Color CSS

 

Color CSS

Pemberian warna di css ada 3 cara :
  • Menuliskan Nama Warna - Contoh "Red"
  • Menggunakan RGB Value - Contoh "rgb(255,0,0)"
  • Menggunakan HEX - Contoh "#FF0000"

Color Name

Memberi warna dengan menulis nama dari warna tersebut(dalam bahasa inggris) :

Contoh warna :
NamaHasil
Red
Green
Blue
Black
Yellow
Tampilkan Semua Warna

Color RGB

Memberi warna dengan format : rgb(red, green, blue). 
setiap parameter (red, green, blue) diisi dengan angka antara 0 sampai 255
Contoh warna :
Format RGBHasil
rgb(255,0,0)
rgb(0,255,0)
rgb(0,0,255)
rgb(0,0,0)
rgb(255,255,0)

Pencari Warna RGB


Red Green Blue
0 0 0




rgb(0,0,0)

Hexadecimal

Untuk mendapatkan warna yang lebih spesifik gunakan hex value, formatnya seperti ini : #RRGGBB, untuk RR(Red / warna merah), GG(Green / hijau), BB(Blue / biru). value ini antara 0 - 255 tapi dalam bentuk hexadesimal(0-FF)
Contoh Warna :
HexHasil
#FF0000
#00FF00
#0000FF
#000000
#FFFF00
Tampilkan Semua Warna

Minggu, 14 Mei 2017

Comment CSS


Comment CSS

Komentar biasanya digunakan untuk pengingat atau untuk menjelaskan code.
Komentar tidak akan tertampil di halaman web yang anda buat.

Untuk membuat komentar mulai dengan  /* dan diakhiri dengan */ komentar bisa juga digunakan untuk beberapa baris
Contoh :
<style>
p {
    color: red;
    /* Ini komentar 1 baris */
    text-align: center;
}

/*
Ini Komentar
Beberapa Baris
*/
</style>

Selector CSS


CSS Selector

Selector digunakan untuk mencari dan memilih element HTML berdasarkan nama element, id, class, attribute, dan lain - lain.

Id Selector

Id selector memilih menggunakan attribut id pada tag HTML.
Dalam 1 halaman, Id dari 1 element harus unique(unik, yang berarti berbeda dari yang lain), jadi id digunakan untuk memilih element yang beda dari yang lain.
Untuk memilih suatu element menggunakan id, gunakan tanda pagar(#) lalu nama id, samakan nama id dengan tag yang akan anda ubah.
Contoh :

<style>
#paragraf1 {
    text-align: center;
    color: red;
}
</style>

<p id="paragraf1"> asem</p>

Hasil :
asem

*Note: Nama Sebuah ID tidak bisa diawali dengan angka.

Class Selector

Class Selector memilih element dengan attribut class tertentu.
Untuk memilih suatu element menggunakan class, gunakan tanda titik(.) lalu nama class, samakan nama class dengan tag yang akan anda ubah.
Contoh :

<style>
.judul {
    text-align: center;
    color: red;
}
</style>

<p class="judul"> asem</p>

Hasil :

asem

*Note: Nama Sebuah Class tidak bisa diawali dengan angka.

Group Selector

Grup selector digunakan untuk memperpendek script yang anda tulis.
Element yang dipilih dipisah dengan tanda koma(,).
Contoh :
h1, h2, p {
    text-align: center;
    color: red;
}

semua tag h1, h2, dan p tulisanya akan menjadi merah dan berada di tengah.

Kamis, 11 Mei 2017

Penjelasan, dan Ciri - ciri Planet Yupiter

Planet Yupiter


Planet Yupiter atau Planet Zeus berasal dari nama raja dewa-dewa dari bangsa Yunani kuno. Pengertian planet Yupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya kita. Planet Yupiter memiliki diameter sekitar 11 kali dari diameter Bumi dan memiliki yang berat sekitar dua kali dari jumlah berat seluruh planet yang ada dalam tata surya. Permukaan dari Planet Yupiter diselimuti awan tebal yang sebagian besarnya terbentuk dari gas hidrogen dan helium. Gaya tarik yang terdapat pada Planet Yupiter sangatlah besar, hal ini dapat mengubah gas hidrogen menjadi cair. Sedangkan bagian inti Planet Yupiter, memiliki tekanan besar yang dapat mengubah hidrogen menjadi logam padat.

Ciri-Ciri Yupiter :
  • Kala rotasi 10 jam 40 menit. 
  • Kala revolusi 29, 42 tahun. 
  • Berdiameter 139.822 km. 
  • Suhu rata-rata 50 derajat celcius. 
  • Memiliki 16 satelit.
  • Jarak rata-rata dari Matahari 778,3 juta km. 
  • Mempunyai cincin.
  • Planet Yupiter dapat memantulkan 70% cahaya matahari yang sampai mengenai permukaan planet tersebut. 
  • Memiliki gas yang terdiri dari 90% Hidrogen dan 10% Helium. 


Planet yang ada dalam tata surya :

Penjelasan, dan Ciri - ciri Planet Pluto

Planet Pluto


Pluto (nama resmi: 134340) adalah sebuah planet katai (dwarf planet) dalam Tata Surya. Sebelum 24 Agustus 2006, Pluto berstatus sebagai sebuah planet dan setelah pengukuran, merupakan planet terkecil dan terjauh (urutan kesembilan) dari matahari.
Pada 7 September 2006, nama Pluto diganti dengan nomor saja, yaitu 134340. Nama ini diberikan oleh Minor Planet Center (MPC), organisasi resmi yang bertanggung jawab dalam mengumpulkan data tentang asteroid dan komet dalam tata surya kita. [1]
Pada 1978 Pluto diketahui memiliki satelit yang berukuran tidak terlalu kecil darinya bernama Charon (berdiameter 1.196 km). Kemudian ditemukan lagi satelit lainnya, Nix dan Hydra.
Setelah 75 tahun semenjak ditemukan, Pluto masih terbalut misteri. Saat ini wahana nirawak New Horizons telah diluncurkan untuk meneliti Pluto dan diperkirakan akan mendekati Pluto dalam jarak terkecil pada Juli 2015.


Planet yang ada dalam tata surya :

Penjelasan, dan Ciri - ciri Planet Neptunus

Planet Neptunus


Planet Neptunus memiliki diameter yang dapat mencapai hingga 50.500 km. Planet Neptunus pertama kali ditemukan 65 tahun setelah Planet Uranus ditemukan. Planet Neptunus memiliki warna yang tampak cerah biru kehijauan. Pengertian planet Neptunus dapat disebut sebagai planet pembuat ulah, hal ini karena Planet Neptunus sering beredar keluar dari garis orbitnya. Planet Neptunus dikenal sebagai kembaran dari Planet Uranus. Atmosfer di Planet Neptunus terdiri atas 1,5% metana, 19% helium, dan 80% hidrogen. Permukaan dari Planet Neptunus tertutup oleh lapisan es yang sangat tebal. Suhunya mencapai sekitar -223 derajat celcius.

Ciri-Ciri Planet Neptunus :
  • Kala rotasi 16 jam 7 menit. 
  • Kala revolusi 164,8 tahun. 
  • Berdiameter 50.500 km. 
  • Suhu rata-rata -223 derajat celcius. 
  • Memiliki 14 satelit.
  • Jarak rata-rata dari Matari adalah 4.500 juta km.
  • Mempunyai cincin. 
  • Atmosfer dari Planet Neptunus terdiri dari es, metana, air, helium, gas hidrogen, dan amoniak. 
  • Mempunyai orbit yang berbarisan dengan Pluto.
Planet yang ada dalam tata surya :

Penjelasan, dan Ciri - ciri Planet Uranus

Planet Uranus


Planet Uranus diambil dari nama dewi langit Yunani kuno, yaitu Urania. Planet Uranus berjarak sekitar 2.872 km dari Matahari, sehingga dapat melakukan satu kali revolusi yang dibutuhkan sekitar 84 tahun. Letak uranus sangatlah jauh dari Matahari, hal ini dapat membuat permukaan Planet Uranus sangat dingin. Sinar Matahari membutuhkan waktu guna mencapai Bumi sekitar 8 menit, dibandingkan dengan Planet Uranus membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Di musim panas, Matahari akan bersinar selama 20 Tahun, sedangkan di saat musim dingin, kegelapan akan menyelimuti selama lebih 20 tahun lamanya. Pada musim gugur, Matahari akan terbit serta terbenam selama setiap 9 jam.

Ciri-Ciri Planet Uranus :
  • Kala rotasi 17 jam 14 menit.
  • Kala revolusi 84 tahun.
  • Berdiameter 50.724 km.
  • Suhu rata-rata -140 derajat celcius.
  • Memiliki 27 satelit.
  • Jarak rata-rata dari Matahari 2.872 km.
  • Mempunyai cincin.
  • Planet Uranus berwarna hijau kebiruan, hal ini karena atmosfer pada planet tersebut memiliki kandungan metana yang sangat tebal.
  • Sumbu rotasi yang berimpit dengan bidang orbit, kutub utara serta kutub selatan akan bergantian tempat menghadap ke Matahari.

Planet yang ada dalam tata surya :

Penjelasan, dan Ciri - ciri Planet Saturnus

Planet Saturnus


Planet Saturnus tidak padat, hal ini karena sebagian besar penyusunnya adalah gas helium dan hidrogen. Hanya di bagian inti Planet Saturnus yang sangat kecil terdapat batu padat. Angin di Planet Saturnus sangat kencang dibandingkan dengan badai yang terjadi di Bumi. Angin dapat berputar-putar tanpa henti dibagian ekuator dan memiliki kecepatan hingga 1.100 km/jam.

Ciri-Ciri Planet Saturnus :
  • Kala rotasi 10 jam 40 menit.
  • Kala revolusi 29,42 tahun.
  • Berdiameter 120.536 km.
  • Suhu rata-rata -140 derajat celcius.
  • Memiliki 18 satelit.
  • Jarak rata-rata dari Matahari 1433,5 juta km.
  • Mempunyai cincin yang terdiri dari batu dan bongkahan es.
  • Dapat mengapung apabaila ditempatkan dalam air.
  • Permukaan yang terdiri dari kristal es.
Planet yang ada dalam tata surya :

Penjelasan, dan Ciri - ciri Planet Mars

Planet Mars



Planet Mars berasal dari nama dewa perang serta legenda dari bangsa Romawi. Planet Mars dijuluki dengan sebutan planet merah. Hal ini karena permukaan Planet Mars memiliki warna merah yang berasal dari besarnya berkarat yang terdapat dalam seluruh permukaan dari Planet Mars tersebut. Permukaan Mars terdiri atas gunung-gunung berapi yang berukuran besar, lapisan es, lembah, serta sungai kering. Planet Mars mempunyai 2 buah satelit yang berukuran kecil, yaitu Phobos dan Deimos.

Ciri-Ciri Planet Mars :
  • Kala rotasi 9 jam 56 menit.
  • Kala revolusi 11 tahun 10 bulan 3 hari.
  • Berdiameter 6.794 km.
  • Suhu rata-rata -65 derajat celcius.
  • Memiliki 2 satelit.
  • Jarak rata-rata dari Matahari 227,9 juta km.
  • Tidak memiliki cincin.
  • Tersusun dari karbondioksida yang tipis.

Planet yang ada dalam tata surya :

Penjelasan, dan Ciri - ciri Planet Bumi

Planet Bumi


Pengertian planet Bumi merupakan sebuah planet yang dapat untuk dihuni. Hal ini karena Planet Bumi mempunyai suhu yang relatif tetap. Suhu di Planet Bumi dapat menjaga agar tetap air tersedia dalam bentuk cair serta dapat menjaga berbagai macam organisme penghasil oksigen tetap hidup. Tebal dari atmosfer Planet Bumi dapat mencapai 700 km yang sebagian besar atmosfer tersebut adalah nitrogen dan oksigen. Lebih dari 70% permukaan Bumi merupakan air dan sisanya berupa daratan.

Ciri-Ciri Planet Bumi :
  • Kala rotasi 23 jam 57 menit.
  • Kala revolusi bumi 365, 242 hari.
  • Berdiamater 12.756,3 km.
  • Suhu rata-rata 15 derajat celcius.
  • Mempunyai 1 satelit. 
  • Jarak rata-rata dari Matahari 149, 6 juta km.
  • Tidak memiliki cincin.
  • Planet Bumi merupakan sumber kehidupan dengan memiliki suhu yang cocok bagi kehidupan air dan tersedianya oksigen.
  • Planet yang memiliki warna biru, hal ini karena terdapat partikel udara di atmosfer yang memantulkan cahaya berwarna biru.
Planet yang ada dalam tata surya :

Penjelasan, dan Ciri - ciri Planet Venus

Planet Venus



Venus berasal dari nama dewi cinta dan kecantikan dari bangsa Romawi. Bukan hanya itu, Planet Venus dikenal dengan bintang sore ataupun bintang kejora, hal ini karena Planet Venus dapat kita amati pada waktu petang hari dan juga saat sebelum matahari terbit. Planet Venus terlihat seperti bintang pada saat langit malam, hal ini karena Planet Venus mempunyai lapisan atmosfer yang tebal serta dapat untuk memantulkan sinar matahari dengan baik. Planet Venus merupakan planet terpanas yang ada dalam tata surya dan memiliki suhu hingga mencapai lebih dari 470 derajat celcius. Planet Venus merupakan satu-satunya planet yang dapat berputar searah dengan jarum jam.

Ciri-Ciri Planet Venus :
  • Kala rotasi 243 hari.
  • Kala revolusi 224,7 hari.
  • Berdiamater 12.104 km.
  • Suhu rata-rata 464 derajat celcius.
  • Tidak mempunyai satelit.
  • Jarak rata-rata dan matahari 108,2 juta km.
  • Tidak memiliki cincin.
  • Matahari terbit dari barat, hal ini karena arah rotasi Planet Venus dari arah timur ke barat. 
  • Planet Venus merupakan planet paling panas yang ditutupi sebuah awan tebal karbon dioksida. Apabila terdapat radiasi dari matahari, dapat menyebabkan radiasi tersebut sulit keluar.

Planet yang ada dalam tata surya :

Penjelasan, dan Ciri - ciri Merkurius

Planet Merkurius



Nama Merkurius berasal dari nama dewa kurir dari kerajaan Romawi. Planet Merkurius ialah sebuah planet yang memiliki letak paling dekat dengan Matahari, hal ini membuat suhu permukaan pada siang hari dapat mencapai 400 derajat celcius, namun disaat malam hari akan turun hingga mencapai 180 derajat celcius. Pengertian planet Merkurius merupakan planet terkecil yang ada dalam tata surya, akan tetapi mempunyai berat yang hampir sama beratnya dengan bumi. Hal ini karena Planet Merkurius disusun atas besi yang sangat besar hingga berdiameter 3.600 km. Dimana waktu yang paling tepat guna mengamati Planet Merkurius adalah pada waktu menjelang pagi atau senja.

Ciri-Ciri Planet Merkurius :
  • Kala rotasi 58,64 hari.
  • Kala revolusi 88 hari.
  • Diamater 4.879 km.
  • Suhu rata-rata 167 derajat celcius.
  • Tidak mempunyai satelit.
  • Jarak rata-rata dari Matahari 57,9 juta km.
  • Tidak memiliki cincin.

Planet yang ada dalam tata surya :

Pengertian, dan Macam - macam Planet

Rabu, 10 Mei 2017

Simulasi UN Bahasa Indonesia SMA IPA



Aplikasi Simulasi UN

Soal UN Bahasa Indonesia SMA (IPA) Tahun 2016 / 2017