Selasa, 29 Agustus 2017

Alat-Alat Laboratorium dan fungsinya


Berikut jenis - jenis alat laboratorium dan kegunaanya

Labu destilasi


Labu Destilasi berfungsi untuk destilasi larutan. Pada bagian atas terdapat karet penutup dengan sebuah lubang sebagai tempat termometer.

Gelas Beaker


Gelas Beaker berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan dan membuat larutan. Beaker glass memiliki takaran namun jarang bahkan tidak diperbolehkan untuk mengukur volume suatu zat ciar.


Erlenmeyer 


Erlenmeyer berfungsi sebagai tempat membuat larutan. Dalam membuat larutan erlenmeyer yang selalu digunakan.


buret


Buret Fungsinya untuk titrasi, tapi pada keadaan tertentu dapat pula digunakan untuk mengukut volume suatu larutan.

Corong bucher


Corong bucher fungsinya untuk Menyaring larutan dengan dengan bantuan pompa vakum.

Corong gelas


Corong dibagi menjadi dua jenis yakni corong yang menggunakan karet atau plastik dan corong yang menggunakan gelas. Corong digunakan untuk memasukan atau memindah larutan ai satu tempat ke tempat lain dan digunakan pula untuk proses penyaringan setelah diberi kertas saing pada bagian atas.


Gelas ukur

 

Gelas ukur berfungsi untuk mengukur volume larutan. Pada saat praktikum dengan ketelitian tinggi gelas ukur tidak diperbolehkan untuk mengukur volume larutan. Pengukuran dengan ketelitian tinggi dilakukan menggunakan pipet volume.

Labu ukur leher panjang 


Labu ukur leher panjang Berfungsi untuk membuat dan atau mengencerkan larutan dengan ketelitian yang tinggi.

Corong pisah


Corong pisah Berfungsi untuk memisahkan dua larutan yang tidak bercampur karena adanya perbedaan massa jenis. Corong pisah biasa digunakan pada proses ekstraksi.


kondensor


kondensor Fungsinya untuk destilasi larutan. Lubang lubang bawah tempat air masuk, lubang ata tempat air keluar.

Filler (karet pengisap) 


Filler (karet pengisap)  fungsinya untuk menghisap larutan yang akan dari botol larutan. Untuk larutan selain air sebaiknya digunakan karet pengisat yang telah disambungkan pada pipet ukur.

Pipet ukur


Pipet ukur berfungsi untuk mengukur volume larutan

Pipet volume atau pipet gondok atau volumetrik


Pipet volume atau pipet gondok atau volumetrik Berfungsi untuk mengambil larutan dengan volume tertentu sesuai dengan label yang tertera pada bagian pada bagian yang menggembung.


Pipet tetes


Pipet tetes berfungsi untuk meneteskan atau mengambil larutan dengan jumlah kecil.

Tabung reaksi


Tabung reaksi berfungsi untuk mereaksikan dua atau lebih zat.

Spatula plastik dan logam


Spatula plastik dan logam Fungsinya untuk mengambil bahan-bahan kimia dalam bentuk padatan, misalnya dalam bentuk kristal. Untuk zat-zat yang bereaksi dengan logam digunakan spatula plastik sedangkan zat-zat yang tidak bereaksi dengan dengan logam dapat digunakan spatula logam.

Minggu, 27 Agustus 2017

Pengertian, Hak Istimewa, Sejarah Terbentuk dan Bubarnya VOC

Pengertian VOC

VOC adalah singkatan dari Vereenigde Oostindische Compagnie yaitu
persekutuan dagang asal Belanda yang memonopoli aktivitas perdagangan di kawasan Asia.

Di kalangan orang Indonesia VOC memiliki disebut Kompeni atau Kumpeni. Kata ini berasal dari kata compagnie dalam nama VOC. Tetapi rakyat Nusantara lebih mengenal Kompeni sebagai tentara Belanda karena penindasannya dan pemerasan kepada rakyat Nusantara yang sama seperti tentara Belanda.

HAK Istimewa VOC

Walaupun cuma persekutuan dagang, VOC memiliki beberapa hak istimewa, berikut adalah hak - hak istimewa yang dimiliki VOC :
  • Hak monopoli perdangan
  • Hak untuk memiliki tentara
  • Hak untuk melakukan ekspansi ke Asia, Afrika, dan Australia
  • Hak untuk melakukan peperangan, membuat perdamaian, dan mengadakan perjanjian denga Raja-raja yang dikuasainya
  • Hak untuk mencetak Uang.
VOC sering disebut sebagai negara di dalam negara karena hak - hak istumewa tersebut.

Sejarah Terbentuknya/Berdirinya VOC Di Indonesia

Pedagang dari bangsa Barat datang ke Indonesia dengan itikad baik dan mulai membentuk kongsi dagang. Seiring berjalannya waktu, kongsi dagang di Nusantara semakin banyak hingga timbul persaingan antara kongsi dagang satu dengan lainnya. Persaingan tersebut semakin ketat hingga tidak mengenal kongsi sesama bangsa. Hal ini menyebabkan kerugian terhadap pemerintah Belanda karena para pedagang Belanda juga saling berseteru.

Sehubungan dengan hal itu, pada tahun 1598 pemerintah dan Parlemen Belanda (Staten Generaal) khususnya Johan van Oldenbarneveldt mengusulkan untuk membentuk kongsi dagang yang lebih besar dengan membentuk perusahaan dagang, seperti yang telah dilakukan oleh Inggris (EIC) dan Perancis (French East India Company pada tahun 1604).

Usulan tersebut mendapat sambutan baik, dan pada 20 Maret 1602 didirikanlah kongsi dagang “Persekutuan Perusahaan Hindia Timur” atau lebih dikenal sebagai VOC (Vereenidge Oostindische Compagnie).

Tujuan Dibentuknya VOC

Tujuan dibentuknya voc antara lain : 
  1. Menghindari persaingan yang tak sehat antar sesama kongsi pedagang Belanda yang memang telah ada.
  2. Memperkuat kedudukan Belanda di dalam menghadapi persaingan dengan para pedagang negara yang lain.
VOC ini dipimpin oleh sebuah dewan yang memiliki keanggotaan sebanyak 17 orang, sehingga disebut dengan Dewan Tujuh Belas (de Hereen XVII).
Mereka sendiri terdiri dari 8 (delapan) perwakilan kota pelabuhan dagang di Belanda. Markas besar Dewan ini berkedudukan di Amsterdam.

Pembubaran/Kebangkrutan VOC

Pada pertengahan abad ke-18 VOC mengalami kemunduran karena beberapa sebab sehingga dibubarkan. Alasannya adalah sebagai berikut:
  • Banyak pegawai VOC yang curang dan korupsi
  • Banyak pengeluaran untuk biaya peperangan contoh perang melawan Hasanuddin dari Gowa
  • Banyaknya gaji yang harus dibayar karena kekuasaan yang luas membutuhkan pegawai yang banyak
  • Pembayaran dividen (keuntungan) bagi pemegang saham turut memberatkan setelah VOC mengalami kekurangan pemasukan
  • Bertambahnya saingan dagang di Asia terutama Inggris dan Perancis
  • Perubahan politik di Belanda dengan berdirinya Republik Bataaf 1795 yang demokratis dan liberal menganjurkan perdagangan bebas.
Berdasarkan alasan di atas VOC dibubarkan pada tanggal 31 Desember 1799 dengan utang 136,7 juta gulden dan kekayaan yang ditinggalkan berupa kantor dagang, gudang, benteng, kapal serta daerah kekuasaan di Indonesia. Aset-asetnya dialihkan kepada pemerintahan Belanda.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Cerita Rakyat Sangkuriang


Cerita Sangkuriang adalah cerita rakyat yang berasal dari jawa barat, cerita ini juga mengisahkan tentang terbentuknya gunung tangkuban perahu

Sangkuriang

Pada jaman dahulu, di Jawa Barat hiduplah seorang putri raja yang bernama Dayang Sumbi. Ia mempunyai seorang anak laki-laki yang bernama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu di dalam hutan. Setiap berburu, dia selalu ditemani oleh seekor anjing kesayangannya yang bernama Tumang. Tumang sebenarnya adalah titisan dewa, dan juga bapak kandung Sangkuriang, tetapi Sangkuriang tidak tahu hal itu dan ibunya memang sengaja merahasiakannya.
 Pada suatu hari, seperti biasanya Sangkuriang pergi ke hutan untuk berburu. Setelah sesampainya di hutan, Sangkuriang mulai mencari buruan. Dia melihat ada seekor burung yang sedang bertengger di dahan, lalu tanpa berpikir panjang Sangkuriang langsung menembaknya, dan tepat mengenai sasaran. Sangkuriang lalu memerintah Tumang untuk mengejar buruannya tadi, tetapi si Tumang diam saja dan tidak mau mengikuti perintah Sangkuriang. Karena sangat jengkel pada Tumang, maka Sangkuriang lalu mengusir Tumang dan tidak diijinkan pulang ke rumah bersamanya lagi.
Sesampainya di rumah, Sangkuriang menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya. Begitu mendengar cerita dari anaknya, Dayang Sumbi sangat marah. Diambilnya sendok nasi, dan dipukulkan ke kepala Sangkuriang. Karena merasa kecewa dengan perlakuan ibunya, maka Sangkuriang memutuskan untuk pergi mengembara, dan meninggalkan rumahnya. 
Setelah kejadian itu, Dayang Sumbi sangat menyesali perbuatannya. Ia berdoa setiap hari, dan meminta agar suatu hari dapat bertemu dengan anaknya kembali. Karena kesungguhan dari doa Dayang Sumbi tersebut, maka Dewa memberinya sebuah hadiah berupa kecantikan abadi dan usia muda selamanya.
Setelah bertahun-tahun lamanya Sangkuriang mengembara, akhirnya ia berniat untuk pulang ke kampung halamannya. Sesampainya di sana, dia sangat terkejut sekali, karena kampung halamannya sudah berubah total. Rasa senang Sangkuriang tersebut bertambah ketika saat di tengah jalan bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik jelita, yang tidak lain adalah Dayang Sumbi. Karena terpesona dengan kecantikan wanita tersebut, maka Sangkuriang langsung melamarnya. Akhirnya lamaran Sangkuriang diterima oleh Dayang Sumbi, dan sepakat akan menikah di waktu dekat. Pada suatu hari, Sangkuriang meminta ijin calon istrinya untuk berburu di hatan. Sebelum berangkat, ia meminta Dayang Sumbi untuk mengencangkan dan merapikan ikat kapalanya. Alangkah terkejutnya Dayang Sumbi, karena pada saat dia merapikan ikat kepala Sangkuriang, Ia melihat ada bekas luka. Bekas luka tersebut mirip dengan bekas luka anaknya. Setelah bertanya kepada Sangkuriang tentang penyebab lukanya itu, Dayang Sumbi bertambah tekejut, karena ternyata benar bahwa calon suaminya tersebut adalah anaknya sendiri.
Dayang Sumbi sangat bingung sekali, karena dia tidak mungkin menikah dengan anaknya sendiri. Setelah Sangkuriang pulang berburu, Dayang Sumbi mencoba berbicara kepada Sangkuriang, supaya Sangkuriang membatalkan rencana pernikahan mereka. Permintaan Dayang Sumbi tersebut tidak disetujui Sangkuriang, dan hanya dianggap angin lalu saja.
Setiap hari Dayang Sumbi berpikir bagaimana cara agar pernikahan mereka tidak pernah terjadi. Setelah berpikir keras, akhirnya Dayang Sumbi menemukan cara terbaik. Dia mengajukan dua buah syarat kepada Sangkuriang. Apabila Sangkuriang dapat memenuhi kedua syarat tersebut, maka Dayang Sumbi mau dijadikan istri, tetapi sebaliknya jika gagal maka pernikahan itu akan dibatalkan. Syarat yang pertama Dayang Sumbi ingin supaya sungai Citarum dibendung. Dan yang kedua adalah, meminta Sangkuriang untuk membuat sampan yang sangat besar untuk menyeberang sungai. Kedua syarat itu harus diselesai sebelum fajar menyingsing.
Sangkuriang menyanggupi kedua permintaan Dayang Sumbi tersebut, dan berjanji akan menyelesaikannya sebelum fajar menyingsing. Dengan kesaktian yang dimilikinya, Sangkuriang lalu mengerahkan teman-temannya dari bangsa jin untuk membantu menyelesaikan tugasnya tersebut. Diam-diam, Dayang Sumbi mengintip hasil kerja dari Sangkuriang. Betapa terkejutnya dia, karena Sangkuriang hampir menyelesaiklan semua syarat yang diberikan Dayang Sumbi sebelum fajar.
Dayang Sumbi lalu meminta bantuan masyarakat sekitar untuk menggelar kain sutera berwarna merah di sebelah timur kota. Ketika melihat warna memerah di timur kota, Sangkuriang mengira kalau hari sudah menjelang pagi. Sangkuriang langsung menghentikan pekerjaannya dan merasa tidak dapat memenuhi syarat yang telah diajukan oleh Dayang Sumbi.
Dengan rasa jengkel dan kecewa, Sangkuriang lalu menjebol bendungan yang telah dibuatnya sendiri. Karena jebolnya bendungan itu, maka terjadilah banjir dan seluruh kota terendam air. Sangkuriang juga menendang sampan besar yang telah dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh tertelungkup, lalu menjadi sebuah gunung yang bernama Tangkuban Perahu.

Sabtu, 12 Agustus 2017

Pengertian, Ciri-ciri,Struktur,dan Jenis Dongeng

 

Pengertian Dongeng

Dongeng merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi. Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau cerita yang disampaikan secara turun-temurun dari nenek moyang. Dongeng berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik), dan juga menghibur.

Ciri – Ciri Dongeng

  • Alur yang digunakan sederhana
  • Ceritanya singkat dan bergerak cepat
  • Karakter tokoh tidak diuraikan secara rinci
  • Ceritanya disampaikan dari mulut ke mulut atau secara lisan
  • Pesan atau tema terkadang dituliskan dalam cerita
  • Umumnya, pendahuluannya sangat singkat dan langsung.

 Struktur Dongeng

Dongeng biasanya terbagi menjadi tiga bagian yaitu pendahuluan, peristiwa atau isi dan penutup. Pendahuluan merupakan kalimat pengantar untuk memulai dongeng . Peristiwa atau isi merupakan bentuk kejadian-kejadian yang disusun besarkan urutan waktu. Penutup merupakan akhir dari bagan cerita yang dibuat untuk mengakhiri cerita, kalimat penutup yang sering digunakan dalam dongeng,misalnya mereka hidup bahagia selamanya.

Jenis Jenis Dongeng

  • Mite merupakan dongeng yang bercerita mengenai kehidupan makhluk halus, setan, jin maupun dewa-dewi. Contohnya adalah dongeng dewi sri.
  • Legenda merupakan cerita yang lahir di tengah masyarakat yang berhubungan dengan keaadan atau suatu peristiwa yang terjadi pada saaat itu dan mehirkan suatu asal usul suatu suatu nama daerah atau keadaan alam yang terjadi. Contohnya adalah legenda banyuwangi, malin kundang, legenda danau toba dll
  • Fabel merupakan cerita yang mengangkat binatang sebagai tokoh dan menceritakan tentang kehidupan mereka. Contohnya Sang kancil
  • Hikayat merupakan sebuah dongeng yang berkisah tentang kehebatan ataupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan kesaktian, keanehan serta mukjizat tokoh utama. Contohnya, Hikayat Si Miskin, Hikayat Sri Rama
  • Parabel adalah suatu dongeng yang menggunakan perumpamaan yang menggunakan kiasan kiasan  yang bertujuan untuk mendidik pembacanya. Contohnya sepasang selot kulit.
  • Dongeng orang pendir adalah dongeng yang bersifat jenaka yang menceritakan tentang pengalaman pengalaman konyol maupun tingkah laku sang tokoh yang cerdik dan jenaka. Contohnya dongeng abu nawas.

Selasa, 01 Agustus 2017

Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya


Berdasarkan makananya hewan dapat digolongakan menjadi 4 jenis yaitu : Herbivora, Carnivora, Omnivora, dan Insectivora.

Herbivora

Herbivora adalah hewan yang hanya memakan tumbuhan saja.

hewan dalam golongan ini menjadikan bagian dari tumbuhan, mulai dari daun, batang, hingga ranting sebagai makanan dan sumber energinya. Ciri-ciri hewan herbivora dapat kita identifikasi dari bentuk dan susunan giginya. Gigi hewan herbivora cenderung berupa geraham yang rapat. Gigi geraham ini digunakan hewan herbivora untuk mengunyah dan melumatkan makanannya yang berupa tumbuhan.

Selain dari struktur giginya, hewan herbivora juga dicirikan dengan fisiologis sistem pencernaannya. Hewan ruminansia misalnya, mereka memiliki sistem pencernaan yang lebih kompleks dilengkapi dengan berbagai enzim pencernaan yang mampu mengubah selulosa dari rumput atau dedaunan menjadi glukosa yang siap diubah menjadi energi.

Beberapa contoh hewan herbivora yang dapat kita temukan di lingkungan kita misalnya kelinci, kambing, sapi, rusa, gajah, dan lain sebagainya.

Karnivora

Karnivora adalah hewan yang hanya memakan Daging saja.

Hewan dalam golongan ini menjadikan hewan lainnya sebagai makanannya. Dalam rantai makanan, hewan karnivora umumnya bertindak sebagai predator atau pemangsa. Ciri-ciri khusus dari hewan golongan karnivora adalah adanya gigi taring yang kuat dan tajam. Gigi taring tersebut digunakan hewan karnivora sebagai alat untuk mencabik-cabik daging mangsanya.

Contoh hewan karnivora yang dapat kita temukan di sekitar lingkungan kita misalnya anjing, kucing, singa, macan, serigala, dan lain sebagainya.


Omnivora

Omnivora adalah hewan yang dapat memakan segala, hewan ini bisa memakan daging maupun tumbuhan.

Manusia termasuk omnivora sejati. Manusia memakan daging-dagingan dan juga tumbuh-tumbuhan sebagai sayuran. Selain manusia, monyet, tikus, babi, luwak, dan bekantan juga termasuk contoh hewan omnivora. Ciri-ciri dari hewan dalam golongan ini adalah struktur giginya yang terdiri atas gigi seri, gigi taring, dan gigi geraham secara lengkap. Gigi seri berbentuk pipih digunakannya untuk memotong makanan, gigi taring digunakan untuk mencabik daging, sedangkan gigi geraham digunakan untuk mengunyah.

Insectivora

Insectivora adalah hewan yang memakan serangga.

Hewan dalam golongan ini menjadikan serangga, baik dalam bentuk telur, ulat, kepompong, hingga imago (serangga dewasa) sebagai makanannya. Hewan insektivora tidak mempunyai ciri khusus. Beberapa contoh dari hewan dalam golongan ini antara lain ada dalam kelas amfibi, reptil, pisces, dan aves.